Karel Satsuit Tubun dilahirkan di Tual, Maluku Tenggara tanggal 14 Oktober 1928. Setamat SD pada tahun 1941, Karel langsung mendaftarkan diri di Kepolisian Ambon. Setamat mengikuti pendidikan kepolisian, Karel diangkat menjadi polisi dengan pangkat AIP (Agen Polisi Tingkat) II dan kemudian ditempatkan dalam kesatuan Brigade Mobil (Brimob) di Ambon.

Karel sering berpindah-pindah tempat tugas. Ia pernah bertugas di Sulawesi pada tahun 1958 dan juga di Sumatera Barat ketika meletus pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Karel kemudian dipindahtugaskan ke Jakarta dan dinaikkan pangkatnya menjadi Brigadir Polisi.

Karel menjadi korban Gerakan 30 September 1965 yang akan menculik Jenderal Nasution. Ketika itu ia tengah bertugas menjaga rumah Wakil Perdana Menteri II Dr. Y. Leimena yang berdekatan dengan rumah Jenderal Nasution. Karel gugur sebagai kusuma bangsa. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Pemerintah Indonesia mengangkat Karel Satsuit Tubun sebagai Pahlawan Revolusi pada tanggal 5 Oktober 1965.

(Sumber: Pahlawan dan Pejuang Nusantara)

About these ads